Jakarta - Domain resmi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas (STIE PA) dengan alamat stiepa.ac.id belakangan ini menjadi perbincangan hangat di kalangan akademisi dan netizen Indonesia. Isu yang berkembang terkait dengan perubahan kebijakan pendidikan tinggi dan dampaknya terhadap institusi tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun detik.com, ramainya pembicaraan mengenai STIE PA bermula dari beredarnya dokumen internal yang menyebutkan rencana penggabungan tiga sekolah tinggi ekonomi di bawah naungan yayasan yang sama. Dokumen tersebut diduga bocor dan menyebar di media sosial sejak awal pekan ini.
"Kami masih meninjau berbagai opsi untuk pengembangan institusi ke depan, termasuk kemungkinan merger. Namun, keputusan akhir belum ditetapkan," jelas Dr. Bambang Sutrisno, Ketua STIE PA, ketika dikonfirmasi detik.com, Rabu (14/6/2023).
Isu ini semakin panas setelah munculnya petisi online yang menentang rencana merger tersebut. Hingga berita ini diturunkan, petisi yang dibuat oleh alumni STIE PA telah ditandatangani oleh lebih dari 2.500 orang.
Beberapa pihak menilai merger akan mengancam identitas dan nilai historis STIE PA yang telah berdiri sejak 1969. Sementara pihak lain berargumen bahwa konsolidasi diperlukan untuk meningkatkan daya saing di era pendidikan digital.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui juru bicaranya menyatakan bahwa pihaknya mendorong efisiensi dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi, namun keputusan merger sepenuhnya berada di tangan yayasan dan stakeholders terkait.
Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa pihak manajemen STIE PA akan menggelar pertemuan terbuka dengan perwakilan mahasiswa, dosen, dan alumni pada Jumat mendatang untuk membahas masa depan institusi tersebut.
Ramainya pembicaraan mengenai STIE PA juga terlihat dari trafik kunjungan ke website stiepa.ac.id yang meningkat signifikan dalam beberapa hari terakhir. Menurut data SimilarWeb, kunjungan ke domain tersebut naik lebih dari 300% sejak isu ini merebak.
Komentar Pembaca
Sebagai alumni STIE PA, saya sangat menentang rencana merger ini. STIE PA punya sejarah panjang dan nilai-nilai yang tidak boleh dihilangkan begitu saja.
Merger mungkin diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing. Tapi harus dipastikan bahwa nilai-nilai luhur pendidikan tidak tergadai.
Saat ini sedang menempuh studi di STIE PA. Sangat khawatir dengan nasib kampus jika benar-benar terjadi merger. Semoga ada solusi terbaik untuk semua pihak.